Apa ada yang lebih baik dari menangis ? Tidak ada.
Terbelit diantara ketidakadilan yang membuat aku terjebak dalam situasi yang sulit, membuat ingin menangis, ingin bertanya kenapa aku sebodoh ini? kuatkah? mampukah? aku harus apa? salah? iyaa memang salah, salah teruss kapan berubah? iya aku memang seperti ini, haruskah salahkan otak pikiran kenapa sampai membuat kesalahan? atau nasib? logikakah? tidak ada yang lebih menyakitkan dari kata menyedihkan. Menangis? puaskah? lihatlah menangis tak sesulit yang dibayangkan, hati bukan hanya tataan atau aturan tapi hati itu perasaan, saat goyah ya goyah saat senang ya senang.
Lakukan dengan baik tentang masalah, dan ketidaktahuan terkadang mampu mengubah masalah, terjebak dalam ketidakpahaman tambah menambah masalah, haruskah manusia sempurna? tidakbisakah membuat kesalahan? haruskah aku memiliki jiwa seperti ini? tidakkk, yang perlu dimengerti adalah mengapa aku begini?.
Teruslah menangis, memendam keahlianku, tapi ketika ingin menangis tetapi harus ditahan itu bukan keahlianku. Aku bukan wonder woman yang berusaha keras untuk menjadi wonder woman, sesuatu yang tidak sepadan tidak patut untuk diperjuangkan, tetapi itu bukan keahlianku, menjalaninya dan berusaha itu keahlianku.
So what am I suppposed to do?
I'm on my own
Am I gonna be alone?
And If it's only me, myself and I, WILL I BE FINE?
So far from home
And I don't know
Am I gonna make it? BRAVE ENOUGH TO TAKE THIS ROAD?
OUT ON MY OWN :"(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar