Tidak ada yang lebih menyakitkan ketika orang di sekitar kita menyakitkan, orang yang paling disayangi bahkan menganggap dia spesial, mengapa harus ada rasa sakit? Bukan untuk menjadikan dewasa, tapi untuk mengetahui apa arti menyanyangi sesungguhnya.
Dia sangat spesial bahkan kutaruhkan jauh di lubuk hati yang paling dalam agar aku mampu setiap hari mengingatnya, memang aku punya salah dengannya dan aku menyadarinya tidak ada yang lebih baik dari kata "Minta Maap". Tetapi setelah kesabaran ini sudah benar benar di ujung tanduk yang sebelumnya sudah pernah aku rasakan yang bisa ku maafkan, tetapi hati ini seperti mudah bagimu untuk dihancurkan, itu membuatku menyadari bahwa sekarang aku mulai benar benar membencinya, semua yang kulakukan sia sia, bahwa aku ingin tidak mau mengingatnya lagi, ingin menghapus semua sosial media tentangnya, ingin sekali mencampakannya, tapi yang bisa kulakukan hanyalam DIAM.
Tidak ada yang tau kedepannya aku akan bagaimana, seperti hidup yang menyedihkan dan sendiri, seperti aku yang salah tapi masih bertanya salahku apa, seperti apa mungkin orang orang pernah aku sakiti dan memang aku menyesal, seperti atau mungkin orang hanya ingin menghancurkan hidupku, seperti tuhan memberi pelajaran tentang hidup dan karma atau seperti ini adalah takdir.
Maafkan aku jika suatu saat kata maafmu tidak bisa mengobatiku dan maafkan aku jika suatu saat aku ingin tidak mengenalmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar